Belajar Membuat Quote atau Caption Sendiri di Instagram atau Facebook

 

Oleh : Hilda Hermawati

Ada yang tahu kasus yang menimpa seorang gadis 19 tahun  baru masuk kuliah yang sempet viral di media sosial karena status-status facebooknya yang sebagian orang bilang ‘mencerahkan’ ternyata hasil dari plagiasi ?

 Padahal dia sempet diundang oleh Bapak Presiden Joko Widodo karena keberaniannya mengemukakan pendapatnya di media sosial dan dianggap sebagai remaja yang kritis padahal semuanya bukan murni hasil pemikirannya.

Awalnya aku juga ngerasa kalo dia hebat bisa sekritis itu tapi ternyata eh ternyata–.

Aku sendiri yang udah sering nulis dari dulu dan sedikit tertarik sama yang namanya dunia perpolitikan di Indonesia, belum bisa seberani itu untuk berpendapat secara terang-terangan. Paling aku hanya mengemukakan semua pendapatku ke mama aku aja dan itupun belum tentu benar, karena kita nggak tahu bagaimana kejadian dibalik layar sesungguhnya.

Di zaman yang serba modern  , serba instan, dan serba rawan sosial ini sadar gak sadar kita nggak bisa lepas dari yang namanya Instagram atau Facebook (bagi sebagian orang yang masih memggunakannya) . Disitu kita nggak bisa lepas dari yang namanya caption untuk sebuah foto yang kita upload atau sebuah status di facebook tentang perasaan kita.

Nah, terkadang kita ingin dianggap sebagai orang  yang bijak ketika menuliskan sebuah caption atau status.  Seolah caption atau status itu benar-benar kita yang membuatnya padahal kita mencatutnya dari orang lain. Alangkah baiknya jika kita menuliskan sumbernya,  dan memang seharusnya begitu.

Karena selain sebuah tindakan plagiasi jika tidak mencantumkan sumber ( ini yang seharusnya dihindari penulis manapun, dan bagiku ini hal yang mengerikan sebenernya , kalo dalam peribahasa Sundanya ‘Adean kukuda bereum (Bangga sama milik orang lain)’ ) , terlihat bijak tapi nyatanya nggak bijak karena mengutip karya orang lain tanpa menyebutkan sumbernya.

Memang nggak mudah jadi orang bijak, sulit sekali malahan, tapi mudah kok jika diawali dengan hal sederhana seperti membuat sebuah caption sendiri. Meskipun ada sebagian orang yang memang nggak tahu caranya membuat sebuah caption, atau malas menuliskannya dan hanya memberi emoticon tertentu atau tanpa emot sekalian. Menurutku itu lebih baik dari mencoba terlihat bijak nyatanya nggak bijak.

Membuat quotes atau caption nggak cuman dari pengalaman kita aja tetapi hasil dari mengamati orang lain juga bisa kok.Dan kuncinya membuat quote itu nggak perlu panjang-panjang, cukup membuat kalimat sederhana namun memiliki makna yang luas.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan ketika kita ingin membuat sebuah caption , atau status seperti quote yang benar -benar hasil dari pemikiran kita. Karena rumus dari sebuah quote atau caption yaitu Sebab+Akibat.

Misalnya seperti :

Kita sesekali perlu merasa sedih, karena dengan kesedihan kita akan mensyukuri kebahagiaan yang pernah kita rasakan selama ini.

 .Hilda Hermawati

Disitu sebabnya adalah “Kita sesekali perlu merasa sedih”

Nah, kemudian kita hanya perlu membuat akibatnya :” Karena dengan kesedihan kita akan mensyukuri kebahagiaan yang pernah kita rasakan selama ini”

Rumus lainnya adalah Prinsip+Alasan

Pertama kita membuat sebuah prinsip , setiap orang pasti punya prinsip dong?   lalu buat alasan mengapa kita memegang prinsip itu.

Misalnya :

Pernikahan itu bukan seberapa bagus pestanya, yang terpenting adalah seberapa bagus rumah tangga mereka nantinya.

Hilda Hermawati.

Disitu prinsipnya bisa diartikan seperti : Pernikahan itu sebenernya gak perlu mewah-mewah atau terlalu bagus

Dan alasan dari prinsip itu adalah : Yang terpenting adalah bagaimana mereka menjalani rumah tangga tersebut nantinya, bagus atau tidak.

Atau juga ada prinsip dengan alasan yang tidak terlalu diperjelas namun kita hanya tinggal mengartikannya sendiri , misalnya quote milik John Lenon dibawah ini :

Cinta itu bagaikan sebuah bunga- kau harus membiarkannya tumbuh.”



Dan rumus yang terakhir : Masalah+Solusi.

Cukup tuliskan masalah apa yang memang  pernah  dialami namun  ternyata kita punya solusi yang terbukti bisa menyelesaikan masalah itu

Misalnya :

“Jika kita begitu sulit untuk melupakan seseorang, carilah beberapa hal dalam dirinya yang akan membuat kita tak akan lagi menyukainya”



Hilda Hermawati.



Nah mudah kan? Dan yang pasti membuat quote murni milik kita sendiri itu rasanya luar biasa karena secara nggak sengaja kita bisa membijaki sesuatu  yang terjadi pada diri kita.

 


Leave a Reply